YOGYAKARTA — Sebagai bentuk kemanusiaan, Rumah Sakit AMC Muhammadiyah Yogyakarta menyalurkan bantuan berupa obat-obatan logistik medis untuk membantu para korban bencana alam gempa bumi yang melanda wilayah Nusa Tenggara Timur (NTT).
Penyaluran bantuan ini dilakukan melalui kerja sama strategis dengan tim Emergency Medical Team (EMT) Muhammadiyah Disaster Management Center (MDMC) Pimpinan Wilayah Muhammadiyah (PWM) Daerah Istimewa Yogyakarta. Kolaborasi ini memastikan bahwa pendistribusian obat-obatan dapat bergerak cepat dan tepat sasaran menuju lokasi terdampak yang paling membutuhkan penanganan medis mendesak.
Manajemen RS AMC Muhammadiyah menyampaikan bahwa langkah ini merupakan wujud komitmen rumah sakit dalam meringankan beban masyarakat terdampak, meskipun personel tenaga kesehatan dari pihak rumah sakit belum dapat diterjunkan secara langsung ke lapangan pada tahap awal ini.
"Kepedulian tak selalu harus hadir bersama langkah kaki. Ketika kami belum bisa hadir dan mengirimkan personel secara langsung, kami memilih untuk tetap hadir melalui obat-obatan yang kami titipkan kepada tim EMT MDMC PWM DIY," ungkap perwakilan manajemen RS AMC Muhammadiyah dalam keterangan resminya.
Paket bantuan yang diserahkan mencakup berbagai jenis obat-obatan esensial, salep luka, perban, cairan infus, serta perlengkapan medis darurat yang sangat dibutuhkan oleh para penyintas pascabencana. Mengingat kondisi paska-gempa sering memicu munculnya berbagai masalah kesehatan dan kelangkaan pasokan medis dasar, kehadiran logistik obat-obatan ini diharapkan mampu mendukung operasional lapangan tim medis.
Pihak manajemen juga menambahkan doa dan apresiasinya kepada para relawan yang bertugas di medan bencana.
"Semoga bantuan kecil ini dapat menjadi bagian dari ikhtiar untuk meringankan kebutuhan saudara-saudara kita yang terdampak gempa di Nusa Tenggara Timur. Selamat bertugas untuk tim EMT MDMC PWM DIY. Semoga senantiasa diberikan kesehatan, keselamatan, kelancaran, dan kekuatan dalam menjalankan misi kemanusiaan ini, Aamiin," tutupnya.
Melalui sinergi antar-lembaga Muhammadiyah ini, diharapkan proses pemulihan kesehatan masyarakat di Nusa Tenggara Timur dapat berjalan lebih optimal dan cepat kembali pulih seperti sedia kala.